Estimasi Biaya Pembuatan Web dan Aplikasi: Panduan Lengkap (Tahun 2025)
Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan oleh pebisnis atau individu yang ingin go digital adalah: "Berapa harga pembuatan website atau aplikasi?"
Jawabannya hampir selalu sama: "Tergantung."
Ibarat membangun rumah, biaya sangat bergantung pada apakah Anda ingin membangun gubuk sederhana, ruko 2 lantai, atau istana mewah dengan kolam renang. Artikel ini akan membedah estimasi biaya berdasarkan kompleksitas, fitur, dan jenis pengembangnya.
1. Estimasi Biaya Pembuatan Website
Website memiliki rentang harga yang sangat variatif. Berikut adalah pembagian kasar berdasarkan jenisnya di pasar Indonesia:
a. Website Landing Page (Satu Halaman)
Cocok untuk promosi produk spesifik, event, atau personal branding singkat.
-
Fitur: Single page, formulir kontak, integrasi WhatsApp.
-
Estimasi Harga: Rp 1.000.000 - Rp 5.000.000
-
Waktu Pengerjaan: 3 - 7 hari.
b. Company Profile (UMKM / Perusahaan)
Website standar untuk menampilkan identitas perusahaan, layanan, dan portofolio.
-
Fitur: 5-10 halaman, CMS (bisa edit konten sendiri), desain responsif (mobile friendly).
-
Estimasi Harga: Rp 5.000.000 - Rp 15.000.000
-
Waktu Pengerjaan: 2 - 4 minggu.
c. Toko Online (E-Commerce) Basic
Website untuk jualan produk dengan fitur keranjang belanja.
-
Fitur: Katalog produk, manajemen stok, integrasi ongkir (JNE/J&T), payment gateway.
-
Estimasi Harga: Rp 10.000.000 - Rp 30.000.000
-
Waktu Pengerjaan: 1 - 2 bulan.
d. Custom Web Application / Sistem Informasi
Website dengan logika bisnis yang rumit (contoh: Sistem HRIS, CRM, Marketplace, SaaS).
-
Fitur: Database kompleks, level akses user berbeda (admin, staff, user), dashboard analitik.
-
Estimasi Harga: Rp 50.000.000 - Rp 200.000.000+
-
Waktu Pengerjaan: 3 - 6 bulan+.
2. Estimasi Biaya Pembuatan Aplikasi Mobile (Android & iOS)
Aplikasi mobile umumnya lebih mahal daripada website karena proses pengembangan yang lebih rumit dan kebutuhan untuk menyesuaikan dengan berbagai perangkat.
a. Aplikasi Sederhana (Informasi Statis)
Aplikasi yang hanya menampilkan konten tanpa banyak interaksi server.
-
Contoh: Aplikasi resep masakan offline, kalkulator khusus, katalog brosur.
-
Estimasi Harga: Rp 15.000.000 - Rp 30.000.000
b. Aplikasi Menengah (Database & API)
Aplikasi yang membutuhkan login, penyimpanan data di server, dan interaksi user.
-
Contoh: Aplikasi booking service, toko online sederhana, aplikasi berita.
-
Estimasi Harga: Rp 50.000.000 - Rp 100.000.000
c. Aplikasi Kompleks (Fitur Canggih)
Aplikasi dengan fitur real-time, GPS tracking, payment gateway, chat, dan algoritma rumit.
-
Contoh: Ojek online, Marketplace besar, Sosial media, Fintech.
-
Estimasi Harga: Rp 150.000.000 - Rp 500.000.000+ (Bisa miliaran untuk skala Enterprise).
Catatan: Harga di atas seringkali menggunakan teknologi Hybrid/Cross-platform (Flutter/React Native). Jika ingin membuat Native (Swift untuk iOS dan Kotlin untuk Android secara terpisah), biaya bisa naik 2x lipat.
3. Faktor Penentu Mahal atau Murahnya Biaya
Mengapa ada developer yang menawarkan harga 2 Juta, tapi ada yang 200 Juta untuk ide yang "terdengar" sama?
-
Siapa yang Mengerjakan?
-
Freelancer: Biasanya lebih murah, cocok untuk proyek kecil. Risiko: Komunikasi bisa putus, kualitas tidak terstandarisasi.
-
Software House (Agency): Lebih mahal karena memiliki tim lengkap (Project Manager, UI/UX Designer, Backend, Frontend, QA). Jaminan kualitas dan purna jual lebih baik.
-
-
Desain UI/UX
-
Menggunakan template jadi akan jauh lebih murah.
-
Menggunakan desain custom yang diriset khusus untuk target audiens Anda akan memakan biaya desain tersendiri.
-
-
Fitur Integrasi (API)
-
Menghubungkan aplikasi dengan pihak ketiga (Google Maps, Payment Gateway midtrans/xendit, SMS Gateway) menambah kompleksitas dan biaya.
-
-
Infrastruktur & Skalabilitas
-
Aplikasi yang disiapkan untuk menampung 100 user berbeda arsitekturnya dengan aplikasi untuk 1 juta user.
-
4. Biaya "Tersembunyi" (Operasional)
Jangan lupa bahwa biaya pembuatan hanyalah awal. Anda harus menyiapkan anggaran rutin tahunan/bulanan:
-
Domain & Hosting/Server:
-
Website biasa: Rp 500rb - Rp 2 Juta / tahun.
-
Aplikasi/Web App: Cloud Server (AWS/GCP/DigitalOcean) mulai dari Rp 1 Juta - Rp 10 Juta+ / bulan tergantung trafik.
-
-
Akun Developer:
-
Google Play Store: $25 (sekali bayar).
-
Apple App Store: $99 (per tahun).
-
-
Maintenance (Pemeliharaan):
-
Biasanya 10-20% dari nilai proyek per tahun untuk bug fixing dan update keamanan.
-
Kesimpulan
Untuk mendapatkan harga yang akurat, hindari bertanya "Berapa harga bikin aplikasi seperti Gojek?". Sebaiknya, buatlah dokumen TOR (Term of Reference) atau BRD (Business Requirement Document) yang berisi:
-
Daftar fitur lengkap yang diinginkan.
-
Contoh referensi desain.
-
Target waktu peluncuran.
-
Anggaran yang tersedia.
Dengan spesifikasi yang jelas, developer dapat memberikan estimasi harga yang masuk akal dan transparan.
Disclaimer: Harga di atas adalah estimasi rata-rata pasar Indonesia tahun 2024-2025 dan dapat berubah sewaktu-waktu.